Home » , » Komik Lucu Tentang Acara TV

Komik Lucu Tentang Acara TV

Posted by toni indriyatno on Monday, January 9, 2017

Sebelumnya blog komik Indonesia paling tak mendidik ini telah menyindir kelakuan para netizen dalam judul Komik Sindiran Status Like Amin Masuk Sorga. Kali ini masih menampilkan genre atau tema yang mirip. Hanya beda media saja. Jika kemarin menyentil para pengguna internet, komik kartun lucu ini menyoroti penonton acara televisi. Dimana banyak pihak mengkritik en mencaci program acara di stasiun TV (terutama sinetron, infotaintment dan comedy show) yang lagi populer sekarang ini tak bermutu serta tak mendidik.

Komik lucu – semoga beneran lucu - versi si Gondes seperti dalam penampakan berikut ini:


Dalam cerita komik di atas, tampak emaknya si Gondes ngomel karena menganggap acara televisi yang ditontonnya tidak mendidik. Lalu si Gondes yang memang pola pikirnya rada aneh tapi kadang suka bener ini nyelutuk, “kalau mau ada yang mendidik ya sekolah... Jangan nonton tipi...”


Seperti komitmen awal, blog ini tak sekedar menyuguhkan bacaan komik lucu untuk hiburan semata. Saya juga ingin menyampaikan makna dari isi komiknya. Meskipun itu sifatnya opini / penilaian pribadi.

Maka kalau boleh, ijinkan saya mengomentari tayangan TV yang dianggap tak mendidik tersebut.

Kenapa sih tayangan sinetron, acara gossip, acara komedi slaptick yang lagi marak dan justu ngetop itu dianggap tak mendidik? Saya lalu browsing di Google dengan kata kunci “acara tv yang tidak mendidik”. Hasil penelusuran gambarnya seperti terekam dalam screen shot di bawah ini.

hasil penelusuran gambar di google dengan keyword acara tv yang tidak mendidik

Secara garis besar, yang dipersoalkan di sini kebanyakan acara tersebut menayangkan gosip yang membuka aib orang, menggambarkan pergaulan tak sehat bagi remaja, komedi yang mentertawakan kekurangan fisik orang lain serta adegan tak pantas lainnya.

Di sini saya tak hendak menjudge program progaram acara tersebut. Itu sama saja dengan saya menghina karya orang lain. Seburuk apapun itu, kita tahu untuk membuat sebuah materi tayangan TV itu tak mudah dan tak murah. Jadi terlau naif kalau kita lantas seenaknya sendiri mengatakan itu acara jelek banget, tak mendidik dan sebagainya tanpa memberikan solusi apapun.

Bukan berarti saya anti tayangan yang mendidik. Bukan. Saya hanya menilai dari sudut pandang mayoritas penonton saja. Toh, biarpun banyak kritikan, acara itu disukai penonton. Terbukti ratingnya sangat bagus.

Saya pribadi kalau melihat tontonan tak menarik, tak pernah ngomel. Paling ambil remote control lantas ganti cannel. Sudah. Beres kan?

Saya justru merasa sebuah tayangan TV tak mendidik itu jika:
1.      Nonton TV rusak.
Nonton TV yang tak ada gambar dan suaranya itu sama sekali tak lucu dan tidak mendidik. Itu tindakan paling konyol yang mengajarkan pembodohan.

2.      Nonton TV saat listrik padam
Pada saat asyik nonton – sepak bola misalnya – lalu tiba-tiba mati lampu, disitu kadang saya merasa PLN sangat tidak mendidik. Bikin orang kesel itu kan perbuatan yang tidak mendidik?

3.      Nonton TV sambil Tidur
Pernah kan ketiduran saat nonton TV? Jadilah Tvnya yang nonton orang tidur. Selain tak hemat energy, itu peghinaan terhadap si pemilik TV!

4.      Nonton TV di rumah tetangga
Ini yang paling tak mendidik. Nebeng nonton TV di rumah tetangga. Apalagi jika nontonnya di dalam kamar saat suami tetangga tersebut lagi dinas ke luar kota.

Maaf, yang barusan itu tadi hanya bercanda saja. Iyalah, ini kan blog komik humor. Jika materinya serius kan lucu jadinya.

Kesimpulan:
Saya hanya ingin meletakkan sesuatu sesuai fungsinya. Terlalu berlebihan jika kita menuntut TV yang fungsi utamanya sebagai sarana hiburan dipaksakan sebagai sarana pendidian. Karena hidup itu kan perlu tayangan yang menghibur juga. Kalau semua TV memberi suguhan yang mendidik setiap waktu, saya khawatir banyak anak tak mau sekolah.

Kita tak perlu repot menilai sebuah program acara TV itu baik atau buruk. Layak ditonton atau tidak. Sudah ada lembaga khusus yang menangani hal itu yaitu KPI: Komisi Penyiaran Indonesia.

Ya mungkin itu saja sajian Komik humor Acara TV yang tak mendidik. Mudah mudahin lucu dan menggigit. Maaf jika keponakan tersindir atau tak sependapat dengan opini Om Toni. Harap maklum, Om ini apalah, hanya blogger dan komikus kelas teri. Karya komiknya juga sederhana banget. Jauh dibanding dengan pengarang komik lainnya. (Itu trik agar tak dicap sebagai komik yang tak mendidik)
Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang berhubungan dengan gambar kartun, komik strip, meme dan materi di atas.